
Jakarta, businessnews.id — PT Trans Power Marine, Tbk. (kode emiten TPM), membagikan deviden tahun buku 2013 Rp 11 per lembar saham atau total Rp 28,966 miliar. Angka itu 30 persen dari laba bersih di tahun 2013.
“Sebagai ungkapan terima kasih atas kepercayaan pemegang saham, kami membagi deviden pertama kali sejak IPO (initial public offering) pada Februari 2013,” terang Direktur Keuangan Trans Power Marine, Daniel Wardojo, di Jakarta hari ini (20/6/2014).
Ia melanjutkan, tahun 2013, Trans Power mengalami masa sulit karena fluktuasi Rupiah terhadap mata uang asing, namun dapat membukukan peningkatan pendapatan usaha menjadi USD 58.868.930 atau meningkat 18,41 persen. Dan aset tumbuh 64,57 persen atau menjadi USD 129.398.245.
Peningkatan pendapatan itu karena tahun 2013 telah menambah armada kapal baru sebanyak 22 unit, yang meliputi 12 unit kapal tunda (tug boat), delapan unit kapal tongkang, dan dua unit crane barge dengan rata-rata umur ekonomis yang relatif lebih muda atau kurang dari lima tahun.
“Dengan penambahan armada baru ini, kami mengoperasikan 60 tug boat dan burge, dua crane barge.”
Daniel melanjutkan, tahun 2013, pihaknya berhasil meningkatkan volume penjualan melalui strategi yang lebih difokuskan pada pengiriman jangka pendek, penambahan pelanggan baru, dan diversifikasi produk yang diangkut seperti woodchip, clincker, dan sponge rotary. (Abdul Aziz)
Editor: Achmad Adhito