TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pertamina Drilling Catat Kenaikan Kinerja 2018

Achmad Adhito
21 January 2019 | 08:42
rubrik: Business Info
Kontrol Biaya Kilang Bontang Dipegang SKK Migas

Sumber Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Meskipun harus mengawali tahun dengan permintaan menurunkan harga jasa sewa harian rig, PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) tetap mencatatkan kinerja memuaskan di sepanjang tahun 2018.

PDSI mampu memertahankan pendapatan konsolidasinya hingga sebesar USD 238 juta. Pendapatan ini melebihi target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Revisi sebesar USD 237 juta dan  pendapatan tahun sebelumnya yang mencapai USD 235 juta.

Direktur Utama PDSI Budhi N. Pangaribuan, menjelaskan hal itu melalui keterangan pers (20/1/2019).

Catatan lebih gemilang ditorehkan PDSI dengan pencapaian laba bersih melebihi 150 persen. Dari target USD 12 juta untuk tahun 2018 diperkirakan laba bersih melebihi USD 18 juta.

“Kami mampu memertahankan pendapatan di tahun ini salah satunya karena kami mampu meningkatkan angka utilitas dan produktivitas rig, serta sebaliknya menekan angka non-productive time (NPT).”

PT Patra Drilling Contractor (PDC), anak perusahaan PDSI, pun turut memberi andil terhadap pendapatan keseluruhan PDSI di tahun 2018. Menurut Budhi, peningkatan pendapatan PDC yang sangat signifikan  memengaruhi PDSI berasal dari tingginya realisasi pendapatan dari unit bisnis Engineering, Procurement, Contractor (EPC).

Budhi meyakini PDSI dapat memertahankan bahkan meningkatkan pendapatannya lebih besar lagi di akhir tahun 2019. Selain karena faktor peluang-peluang kerja baru berskala besar yang terbuka lebar bagi PDSI dan PDC, keyakinan ini tidak lepas dari kehadiran Indonesia Drilling Training Center (IDTC).

(Adhito)

BACA JUGA:   Terdigitalisasi, 225 dari 486 SPBU Sumbagsel
Tags: pdsipertaminapertamina drilling services indonesia
Previous Post

Bursa Komoditi RI Punya Spot Forex Pertama Asean

Next Post

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR