Jakarta TopBusiness – Harga minyak mentah dunia kembali tergerus, menyusul perusahaan energi Amerika menambah rig. Itu bertanda produksi minyak mentah berpotensi naik.
Awal 2019, perusahaan energi Amerika menaikkan jumlah rig mencari minyak baru menambah 10 fasilitas, menjadi 862 unit.
Sehingga, minyak mentah berjangka berada USD 53,37 per barel, atau turun 32 sen AS (0,65), dari penutupan terakhir. Sementara minyak mentah berjangka internasional Brent berada USD 61,37 per barel, turun USD 27 sen (0,4%).
Sebelumnya, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), yang dipimpin oleh Arab Saudi, mulai mengurangi pasokan pada akhir tahun lalu untuk memperketat pasar dan menaikkan harga.
Penulis : Agus H
