Jakarta, TopBusiness—Colliers International mengumumkan laporan riset Asia Market Snapshot Q4 2018. Berdasarkan siaran pers yang diterima hari ini oleh Majalah TopBusiness, ada dijelaskan bahwa laporan multisektor properti itu menjelaskan kondisi per kuartal di 15 pasar di Asia.
Direktur Pelaksana Asia Capital Markets and Investment Services Colliers International, Teresa Tang, mengatakan bahwa tahun 2018 berakhir dalam situasi tidak seperti yang diharapkan para investor. Kewaspadaan berlanjut karena ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.
“Pasar properti di sejumlah negara masih terbilang berguncang dan berbeda. Tetapi didukung juga oleh reformasi dan penambahan infrastruktur akses ke area terpencil,” kata dia.
Adapun Director of Indonesia Capital Markets and Investment Services Colliers International, Steve Atherton, mengatakan bahwa sektor paling positif di pengembangan properti, untuk sekarang, adalah rumah tapak dan apartemen kelas menenga-bawah dan berbiaya rendah.
“Pengembang berharap bahwa sentimen investasi tumbuh di enam-12 bulan seiring Pemilihan Umum 2019,” kata dia.
Penulis/Penerjemah: Adhito
