Jakarta, TopBusiness – Kenaikan saham PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) sempat disebut-sebut akan kembali masuk sebagai pemilik saham perusahaan media milik Grup Bakrie itu.
Namun demikian, dirinya menepis rumor tersebut. Sekaligus juga menegaskan, kenaikan saham VIVA tersebut bukan dikarena faktor diribya melainkan hanya sebagai spekulasi pasar saja.
“Karena saya rasa kalau saham VIVA atau saham Mahaka (Republika) yang waktu itu naik, itu semua memang karena ada spekulasi pasar. Tidak ada hubungan dengan saya,” kilah dia ketika ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (31/1/2019).
Saat ini, kata dia, dirinya hanya fokus di PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) yang merupakan induk dari ANTV. Dengan begitu, Erick pun menegaskan bahwa dari pihaknya sama sekali belum ada wacana atau bahkan rencana untuk membeli saham VIVA tersebut.
“Dari saya belum (ada rencana beli saham VIVA). Kan saya aktif di ANTV. Di ANTV saya sebagai Dirut dan punya saham di ANTV, di VIVA kan enggak punya (saham). Kan udah enggak menjabat apa-apa di sana (VIVA),” jelas pengusaha yang baru saja melepas saham di klub sepakbola Inter Milan itu.
Lebih jauh dia menegaskan, pergerakan saham yang dikaitkan dirinya juga sebaiknya tidak disangkutpautkan sama sekali dengan masalah politik nasional hari ini. Mengingat saat ini, Erick sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) calon presiden Joko Widodo-Maruf Amin.
“Ini kan spekulasi saja, orang melihat itu (kemungkinan ke politik). Tapi ingat, jangan juga disambungkan antara politik dan bisnis karena ada masanya dan Erick Thohir juga ingin cepat-cepat kembali ke dunia usaha,” tandas dia.
Seperti diketahui, dengan beredarnya kabar pembelian saham VIVA oleh Erick Thohir tersebut, harga saham VIVA di perdagangan pagi tadi langsung melesat naik 4,37 persen ke level Rp191 per saham.
Dengan volume perdagangan pun tercatat mencapai 18,13 juta saham, dengan total senilai Rp3,42 miliar.
Penulis: Tomy
