Jakarta, TopBusiness – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) memastikan diri sudah merampungkan proses akuisisi atau pengambilalihan saham Holcim Indonesia Tbk (SMCB).
Proses akuisisi tersebut telah dinyatakan selesai sejak Kamis, 31 Januari 2029 kemarin. Sebelumnya, berdasar kabar di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, pada 13 November 2018 lalu, perseroan memastikan untuk mengakuisisi SMCB sebanyak 80,64%.
“Dengan ini disampaikan bahwa pada tanggal 31 Januari 2019, telah dilaksanakan closing pengambilalihan saham Holderfin B.V. yang ditempatkan dan disetor di PT Holcim Indonesia Tbk,” tegas Agung Wiharto, Sekretaris Perusahaan SMGR, di Jakarta, Jumat (1/2/2019).
Pengambilalihan tersebut, lanjut Agung, dilakukan oleh anak usaha perseroan, yaitu PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB). Sehingga dengan aksi korporasi itu menyebabkan perubahan pengendalian terhadap Holcim Indonesia.
Agung menegaskan, pengambilalihan saham tersebut dipastikan sebanyak 6.179.612.820 lembar saham atau enam miliar seratus tujuh puluh sembilan juta enam ratus dua belas ribu delapan ratus dua puluh jumlah saham yang dibeli.
“Harga per saham atas saham yang dibeli adalah Rp2.097 per saham. Sehingga total harga pembeliannya senilai Rp12.958.648.083.540 atau Rp12,95 triliun,” tandas Agung.
Dengan begitu, dia melanjutkan, seusai aksi korporasi tersebut total kepemilikan saham perseroan di SMCB sebesar 80,64 persen.
Lebih jauh dia menyebutkan, tujuan pengambilalihan tersebut, antara lain untuk: pertama, memperluas jaringan pabrik semen di dalam negeri; kedua, memperluas diversifikasi jenis produk yang ditawarkan.
Kemudian ketiga, meningkatkan efisiensi, khususnya biaya distribusi dan bahan baku; keempat, memperkuat posisi bisnis ready mix dengan berbagai variasi produk dan solusi.
“Serta kelima untuk memperkuat sinergi di berbagai bidang demi meningkatkan efisiensi,” tegasnya.
Dia juga mrmastikan, perseroan dan atau SIIB sendiri tidak memiliki hubungan afiliasi apapun dengan pihak Holcim Indonesia naupun Holderfin B.V.
Penulis: Tomy
