Yogyakarta, TopBusiness – PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) optimistis pengoperasian New Yogyakarta International Airport (NYIA) mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke destinasi yang dikelola perseroan sebanyak 2 juta pengunjung. Bandara baru itu direncanakan beroperasi pada pertengahan tahun 2019 ini.
“Kami optimistis akan ada penambahan jumlah wisatawan paling tidak 2 juta orang, ini khususnya untuk turis asing. Saya dengar akan ada lima airlines dari midle east yang masuk ke NYIA, ini jadi satu peluang,” kata Presiden Direktur PT TWC Borobudur Prambanan & Ratu Boko Edy Setijono kepada wartawan TopBusiness dalam sebuah wawancara khusus di kantornya di Yogyakarta, Jumat (8/2/2019).
Tahun 2018 lalu, jumlah kunjungan wisatawan ke tiga destinasi wisata yang dikelola PT TWC mencapai 6,7 juta. Tahun ini, perseroan optimistis angka kunjungannya bisa menembus 7,7 juta orang. Dari angka tersebut, pelancong asing masih relatif sedikit, hanya sekitar 10 persen.
Selain mendongkrak kunjungan wisman, Edy berharap beroperasinya bandara baru tersebut bisa meningkatkan lama waktu tinggal wisatawan di kawasan Joglosemar (Jogja, Solo, dan Semarang). Saat ini, berdasarkan survei, lama waktu tinggal wisman yang berlibur di kawasan itu rata-rata hanya sekitar 1,5 hari.
“Kami menargetkan bisa naik jadi 2 hari, karena aksesnya lebih mudah. Jadi bisa dua hari di sini, empat hari di Bali, karena rata-rata turis kan lama kunjungannya di Indonesia sekitar enam hari,” kata Edy.
Penulis: nurdian
