TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

DIVA Kuasai 7,58 Persen Saham Telefast Indonesia

Busthomi
14 February 2019 | 13:26
rubrik: Business Info
DIVA Kuasai 7,58 Persen Saham Telefast Indonesia

foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) secara resmi mengumumkan proses akuisisi atau pengambilalihan saham PT Telefast Indonesia (TI) pada Selasa, 12 Februari 2019 lalu. Dengan aksi korporasi tersebut, kini perseroan menguasai sebanyak 7,58% persen saham TI.

Menurut Direktur Utama DIVA, Raymond Loho, sejak Selasa lalu perseroan telah merampungkan proses akuisisi saham sebanyak 18.950.000 lembar saham dari PT Emirindo Dinamika Pratama.

“Perseroan telah menguasai atas kepemilikan saham sebesar TI sebanyak 7,58% dengan nilai transaksi sebesar Rp1,89 miliar,” ujar dia dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Dengan aksi korporasi tersebut, kata dia, emiten bidang usaha perdagangan, telekomunikasi dan digital itu menyatakan tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha perseroan.

“Itu adalah hubungan transaksi yang terafiliasi pada pemegang saham. Jadi tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha emiten atau perusahaan publik. Justru aksi korporasi ini akan menunjang kegiatan usaha utama perseroan,” papar Raymond.

Kepemilikan di TI sendiri, kata dia, di tanggal itu banyak mengelami perubahan. Selain aksi korporasi dari DIVA, ternyata Emerindo sebagai pemegang saham sebelumnya juga melepas sahamnya ke PT Telefast Investama Indonesia sebanyak 23.350.000 lembar atau senilai Rp2,33 miliar. Selain itu juga ada PT Hikmat Sukses Sejahtera yang menjual sahamnya sebesar 61.250.000 lembar atau senilai Rp6,12 miliar.

Dan dengan adanya perubahan kepemilikan saham di TI tersebut, maka otomatis telah mengubah susunan komisaris. Dari sebelumnya atas nama  Martin Suharlie berubah menjadi Ivan Ekancono. Sedang posisi direktur yang dijabat Jody Hedrian tetap di posisinya.

BACA JUGA:   Hentikan Intimidasi dan Kriminalisasi Masyarakat di Kabupaten Paser!

Penulis: Tomy

Tags: DIVA
Previous Post

Untuk Apa DIVA Ambil 7,58% Saham DI?

Next Post

VIDEO – PT TWC Borobudur Prambanan & Ratu Boko Berdayakan Masyarakat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR