Jakarta, TopBusiness—Tingkat keyakinan atau optimis konsumen Indonesia, masih tergolong bagus di kuartal empat tahun 2018. Walau begitu, tercatat ada satu poin yang perlu dicermati.
“Di kuartal empat 2018, keyakinan terhadap prospek pekerjaan ternyata menurun kalau dibandingkan kuartal sebelumnya,” kata Direktur Pelaksana Nielsen Indonesia, Agus Nurudin, di Jakarta kemarin sore, dalam paparan riset terbaru kepada sejumlah media.
Agus ada menjelaskan bahwa, di kuartal empat itu, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia di angka 127 atau naik satu poin secara perbandingan kuartalan. “Ini dengan demikian tergolong stabil,” kata dia.
Adapun untuk indikator prospek lapangan kerja lokal, ada penurunan dari 73% di kuartal tiga 2018 menjadi 68% di kuartal empat tahun yang sama.
Dikatakan, data indikator makro memang menjelaskan bahwa angka pengangguran menurun. Akan tetapi, dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah kualitas pekerjaan.
“Kalau seseorang tadinya sebagai karyawan kantor lantas menjadi pekerja lepas dengan penghasilan menurun, memang dia masih bekerja. Namun ada penurunan kualitas pekerjaan bukan?” papar Agus.
Satu penyebab turunnya keyakinan prospek pekerjaan adalah penurunan pertumbuhan sektor manufaktur di kuartal empat tahun 2018, kalau dibandingkan kuartal sebelumnya.
“Untuk kuartal empat, IKK konsumen Indonesia di peringkat ketiga global. Nomor satu dan dua adalah India dan Filipina,” dia menambahkan.
(Adhito)
