
Jakarta, businessnews.id — PT Semen Indonesia, Tbk. akan membeli semen ataupun clinker selama enam tahun dari anak perusahaannya di Vietnam yakni Thang Long Cement Joint Stock Company. Itu melalui penandatanganan off take agreement.
“Perjanjian itu untuk memberikan dukungan keuangan kepada Thang Long,” kata Direktur Utama Semen Indonesia, Dwi Soetjipto.
Dwi, dalam keterbukaan informasi yang dikeluarkan hari ini oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, menjelaskan bahwa penentuan harga beli untuk perjanjian itu belum dilakukan. Itu akan dilakukan belakangan saat transaksi berlangsung.
Ia pun mengatakan, kini Semen Indonesia memegang 70% pemilikan saham di Thang Long.
Offtake agreement itu, Dwi mengimbuhkan, juga dilakukan untuk mendukung kemampuan dan kelancaran Thang Long dalam memenuhi kewajiban kepada kreditur.
Sementara, pada sekira jam 15.00 hari ini, harga saham Semen Indonesia di BEI (kode SMGR), ada di Rp 15.000 per lembar—mengacu data dari RTI.
Dengan demikian, menurun Rp 100 bila dibandingkan dengan harga penutupan kemarin sore. (Achmad Adhito)
Editor: Achmad Adhito