TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Armada Bus Tuanya Turunkan Pendapatannya Lorena

Nurdian Akhmad
30 June 2014 | 15:51
rubrik: Business Info
Foto: Haltebus.com
Foto: Haltebus.com

Jakarta, businessnews.id — Pendapatan PT Eka Sari Lorena Transport, Tbk. (kode semiten pasar modal: LRNA) sepanjang tahun 2013 mengalami penurunan, disebabkan penurunan jumlah armada. Selain itu, armada yang beroperasi telah tua atau rata-rata berusia 12,8 tahun. Sehingga meningkatkan biaya operasional serta turunnya target ontime performance.

Menurut Direktur Operasional Eka Sari Lorena Transport, Suhadi, di Jakarta hari ini (30/6/2014), bahwa tahun 2013, jumlah armada unit bus yang beroperasi 22.254 unit atau menurun 16 persen ketimbang tahun 2012. Jumlah kursi tersedia 847.123 kursi atau menurun 13 persen dari tahun 2012.

“Dan kursi terjual di 515.056 kursi atau menurun 16 persen, sehingga tingkat isi bus AKAP (antar-kota antar-provinsi) 2013 adalah 61 persen atau menurun 3 persen dibanding tahun 2012.”

Sementara itu, Direktur Keuangan Eka Sari Lorena Transport Eddy Rusli menyampaikan, total pendapatan tahun 2013 sebesar Rp 122,1 miliar: turun dibanding tahun 2012 sebesar Rp 134,64 miliar. Sedangkan laba bersih tahun 2013 sebesar Rp 3,1 miliar.

Mengatasi penurunan kinerja terkait usia bus AKAP itu, Senior Advisor Eka Sari Lorena Transport, Dwi Rianta Soerbakti, mengatakan, ”Kami akan meningkatkan ontime performance dengan menambah 55 armada baru AKAP. Kami yakin dengan 50-an armada baru ini di pertengahan bulan Juli, akan meningkatkan ontime performance. Ini merupakan peremajaan tahap pertama dan akan ikut serta dalam program mudik Lebaran.”

Di samping itu, perseroan akan membatasi usia armada dengan membagi menjadi tiga kelompok. Yakni, kelompok AKAP jarak jauh seperti Jakarta-Surabaya akan dibatasi usianya menjadi lima sampai tujuh tahun.

Kemudian, kelompok kedua adalah AKAP jarak menengah seperti Jakarta-Semarang, akan dibatasi pemakaiannya di delapan sampai sembilan tahun.

BACA JUGA:   Pasar Induk Kota Batu Dongkrak Perekonomian dan Wisata

Sedangkan AKAP kelompok jarak pendek atau transportasi kota satelit seperti Jakarta-Bogor, usia maksimalnya 10 tahun.

Selain itu, Dwi menambahkan, perseroan telah bekerja sama dengan salah satu jaringan ritel terbesar di Indonesia untuk menjadi rekanan penjualan tiket dan layanan tiket e-commerce melalui www.doku.com.

“Kami menjadi satu-satunya perusahaan otobus yang menerapkan e-ticket,” terang dia. (Abdul Aziz)

 

Tags: lorena
Previous Post

Cluster New Prestigia di BSD City Diluncurkan

Next Post

Perlunya Tongkat Ajaib Teknologi bagi Sumber Daya Genetik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR