Jakarta TopBusiness – Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK) Karangmalang Kabupaten Sragen mempunyai strategi unik dalam rangka menciptakan dana pihak ketiga atau DPK. Alasannya, saat bank-bank lain libur justru malah beroperasi.
Direktur Utama BPR BKK Raji, di Jakarta, hari ini, mengatakan bahwa perusahaan justru memanfaatkan waktu-waktu libur ketika bank-bank lain tak beroperasi, terutama, ketika jelang hari raya Lebaran dan cuti bersama.
Seperti biasa, kantor beroperasi dimulai pukul 07.15 dengan melakukan apel, dan 7.30 resmi dibuka untuk melayani nasabah. Sementara Sabtu tetap buka tapi karyawan tugas bergilir.
“Kami melayani nasabah, terutama, di pasar tradisional. Contoh, minggu terakhir jelang Lebaran, masih banyak pembeli di pasar lantaran orang desa saat itu membutuhkan banyak barang. Sehingga, kami pun melayani nasabah, padahal bank lain libur semua,” katanya.
Kondisi seperti itu, semakin menguntungkan ketika libur Lebaran dan cuti bersama tahun lalu. “Tapi, kami tak melayani kredit. Dan pegawai yang dipekerjakan pun hanya separuh saja sebab cost mahal, kan lembur,” jelasnya.
Upaya tersebut tak sia-sia. Terbukti, hingga akhir tahun lalu, perusahaan mampu menciptakan kenaikan DPK sebesar 8,21% menjadi Rp 555,9 miliar, bila dibandingkan tahun 2017 Rp 513,7 miliar.
Sehingga, laba tumbuh 6,39% menjadi Rp 20,9 miliar jika dibandingkan tahun 2017 Rp 19,67 miliar.
Dalam era digital, perusahaan berstatus perusahaan daerah ini telah mengantisipasi dengan pemanfaatan sistem berbasis android di pasar-pasar untuk lending.
Penulis: Agus H
