TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Jumlah Petani Padi Turun, Petani Sawit Naik Tajam

Nurdian Akhmad
1 July 2014 | 14:15
rubrik: Capital Market
(Foto: Istimewa)
(Foto: Istimewa)

Jakarta, businessnews.id — Dari hasil pencacahan lengkap Sensus Pertanian 2013 dan Survei Pendapatan Rumah Tangga Usaha Pertanian 2013, terlihat bahwa dalam  10 tahun belakangan ini, petani tanaman pangan pokok seperti padi, jagung, dan kedelai, turun drastis. Namun, jumlah petani sawit, kakao, dan karet, 10 tahun belakangan meningkat tajam. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin menjelaskan itu di Jakarta hari ini (1/7/2014).

Jumlah rumah tangga usaha tanaman padi pada tahun 2013 mencapai 14,1 juta. Angka itu menurun 0,41 persen atau menjadi 58,4 ribu rumah tangga dibandingkan dalam Sensus Pertanian Tahun 2003.

Sedangkan, kata Suryamin, jumlah rumah tangga usaha kelapa sawit dalam kurun 10 tahun belakangan meningkat 779.900 rumah tangga atau sebesar 114,96 persen.

Hal yang sama juga terjadi pada jumlah rumah tangga usaha tanaman karet: tahun 2013 menjadi 2,8juta rumah tangga sedangkan tahun 2003 hanya hanya 1,6 juta rumah tangga.

Sementara itu, jumlah rumah tangga usaha tanaman kakao tahun 2013 sebanyak 2,1 juta; tahun 2003 hanya  1,9 juta rumah tangga.

Menurut Suryamin, menurunnya jumlah rumah tangga usaha tanaman padi karena perpindahan ke usaha tanaman lain. Ataupun menekuni usaha lain.

“Ada yang pindah menjadi petani karet, sawit, dan kakao. Namun, juga ada yang menjadi pekerja sektor lain,” kata Suryamin. (Abdul Aziz)

Editor: Achmad Adhito

BACA JUGA:   Pefindo Kerek Peringkat SIG, Kondisi Keuangan Sehat dengan Prospek Pasar Kuat
Tags: bpsjumlah petani padi
Previous Post

Neraca Perdagangan Mei 2014 Surplus USD 0,07 Miliar

Next Post

Nelayan Tangkap Jumlahnya Turun Drastis, Nelayan Budidaya Naik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR