TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Untuk Alternatif Investasi, Batavia Aset Manajemen Rilis Dua Indeks

Busthomi
27 March 2019 | 11:46
rubrik: Capital Market
Akhir Pekan, IHSG Bertengger di Zona Merah

FOTO : Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) menggandeng PT Mandiri Sekuritas menerbitkan dua produk reksadana yang dapat diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia atau Exchange Traded Fund (ETF).

ETF tersebut adalah Batavia IDX30 ETF (XBID) dan Batavia SRI-Kehati ETF (XBSK). Kedua ETF tersebut telah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan dan dicatatkan di BEI pada hari ini.

Menurut Direktur Utama BPAM, Lilis Setiadi, penerbitan ini untuk menyediakan produk yang kompetitif sesuai dengan tren perkembangan industri pengelolaan investasi global maupun nasional.

“Untuk XBID akan berinvestasi pada saham-saham yang ada dalam daftar Indeks IDX30, dengan tujuan untuk menghasilkan kinerja portofolio yang menyerupai kinerja Indeks tersebut,” ujar dia di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Konstituen saham IDX30, kata dia, dipilih oleh BEI terdiri dari 30 saham ya.g paling likuid diperdagangkan. Kapitalisasi pasar IDX30 mencapai 59,1℅ dari kapitalisasi pasar di BEI, dan kinerjanya selama lima tahun terakhir (2014-2018) lebih unggul 4,31℅ dibanding Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Sementara itu XBSK akan berinvestasi pada saham-saham dalam daftar indeks SRI-Kehati dengan tujuan menghasilkan kinerja yang menyerupai indeks tersebut. Indeks Sri Kehati, beranggotakan 25 saham yang diterapkan oleh Yayasan Kehati dengan pertimbangan utama emiten tersebut memiliki beberapa hal.

“Pertama bisnis yang ramah lingkungan, tanggung jawab sosial yang tinggi dan tata kelola korporasi yang baik,” kata dia.

Selama ini, lanjut dia, kinerja Sri Kehati dalam lima tahun terakhir (2014-2018) menghasilkan angka 44,93 persen.

Sebelum penerbitan ini, kata dia, pada tahun 2018 yang lalu, BPAM juga telah menerbitkan ETF dengan nama Batavia Smart Liquid ETF (XBLQ). ETF yang dikelola secara aktif tersebut kini telah mencatatkan dana kelolaan dan kinerja yang menggembirakan.

BACA JUGA:   IHSG Terpantau Bertambah

Penulis: Tomy

Tags: Batavia Aset ManajemenIndex
Previous Post

Pelunasan BPIH, BNI Syariah Siapkan Mobile Banking

Next Post

Sah, Kimia Farma Akuisisi Phapros Rp 1,36 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR