TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BPR JATIM sebagai Bank UMKM Melakukan Pembenahan Diri untuk Siap Menghadapi Laju Daya Saing Bisnis ke Depan

Agus Haryanto
27 March 2019 | 21:32
rubrik: BUMD
BPR JATIM sebagai Bank UMKM Melakukan Pembenahan Diri untuk Siap  Menghadapi Laju Daya Saing Bisnis ke Depan

Jakarta Top Business – Peer group analysis yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperlihatkan, BPR Jatim melakukan pembenahan untuk siap menghadapi daya saing bisnis kedepan.
Secara share asset bahwa Bank UMKM Jawa Timur atau BPR Jatim menempati posisi ke-5. Demikian disampaikan Direktur Utama Bank UMKM Jawa Timur Yudhi Wahyu, di Jakarta, Rabu.

“Apabila dibandingkan dengan 5 BPR terbesar, maka perusahaan memiliki rasio kecukupan modal (CAR) yaitu mencapai 33,46%,” katanya, dalam ajang penjurian Top BUMD 2019.

Berdasarkan kinerja 2018, BPR Jatim memiliki share penyaluran kredit sebesar 18,83% terhadap total penyaluran kredit BPR di Jawa Timur dan share penghimpunan dana sebesar 18,80% terhadap penghimpunan dana BPR di Jawa Timur.

Perusahaan mencatat aset hingga September 2018 sebesar Rp 2,3 triliun. Sedangkan, DPK Rp 1,6 triliun. Selanjutnya, kredit sebesar Rp 1,8 triliun, dan modal inti Rp 0,477 triliun.

Menurut Yudhi, potensi penyaluran kredit bisa terus tumbuh, sebab peluang terbuka. “Pasar perbankan di Jatim masih memiliki potensi terutama di segmen usaha mikro dan kecil,” katanya.

Kemudian, ada dukungan dari pemilik saham dalam rangka pemberdayaan ekonomi di daerah. Terakhir, jumlah UMKM yang cukup besar di Jatim yang mencapai 6,8 juta.

Kekuatan perusahaan untuk mencari peluang kredit tak terlepas dari dukungan jaringan kantor yang luas. “Total jaringan kantor 213 unit, dengan rincian satu unit kantor pusat, 32 kantor cabang, 111 kantor kas, 3 payment point, 32 mobil kas, dan 23 ATM,” katanya.

Dia mengutarakan, dukungan yang kuat dari pemegang saham dalam melaksanakan operasional bank. “Selain, ada akses permodalan,” ungkapnya.

Diketahui, pemegang saham BPR Jatim sebesar Rp 360,380 miliar atau setara dengan 86,49%, diikuti kabupaten/kota Rp 55,151 miliar (13,24%) dan DPP Bank Jatim Rp 1,151 miliar (0,28%).

BACA JUGA:   Jadi Bank Sehat dan Menguntungkan, BPR Syariah Kotabumi Kandidat Peraih TOP BUMD Award 2025

Guna menunjang perkembangan Bank dibentuk lembaga baru dengan adanya Marketing Group yg akan menyerap Informasi dan promosi untuk mendukung sebagai laju daya saing bisnis yang semakin tajam. Dia menambahkan, dukungan IT turut mendorong percepatan perusahaan. Beberapa sarana IT yang telah jalan, diantaranya, webside Bank BPR Jatim, digitalisasi surat menyurat, dan pengajuan kredit secara paperless.

Penulis : Agus H

Previous Post

Holding BUMN Farmasi Bakal Rampung Semester I Ini

Next Post

PD BPR Bank Jepara Artha Siapkan Dana CSR

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR