Jakarta TopBusiness – Kementerian energi dan sumber daya mineral atau ESDM meresmikan beberapa proyek infrastruktur ketenagalistrikan dan program sambungan listrik gratis kepada 11.000 rumah tangga miskin dan tak mampu di Prov. Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan, Kamis (11/4), dalam keterangan formal dalam web.esdm.go.id, meresmikan pembangkit listrik tenaga mesin gas mobile power plant (PLTMG MPP) Flores 20 Mega Watt. Keandalan sistem kelistrikan di Prov. NTT, khususnya, di Pulau Flores dipastikan akan semakin meningkat dengan adanya PLTMG MPP Flores 20 MW yang pembangunannya telah selesai dan beroperasi sejak tahun 2018.
“PLTMG MPP Flores 20 MW ini sudah sekitar 8-9 bulan beroperasi, keberadaan PLTMG ini diharapkan dapat meningkatkan pasokan listrik di NTT, khususnya, Pulau Flores. Ini akan mampu memasok ke 23.148 pelanggan rumah tangga 900 VA,” kata Jonan, di Dusun Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kec. Boleng, Kab. Manggarai Barat.
PLTMG MMP Flores ini secara sistem terkoneksi dengan PLT Panas Bumi Ulumbu 4 x 2,5 MW yang telah terlebih dahulu ada. Saat ini, operasional PLTMG MPP Flores masih menggunakan high spedd diesel (HSD) sebagai sumber energi utamanya. HSD merupakan bahan bakar minyak jenis solar, yang memiliki angka Cetane Number 45, jenis BBM ini umumnya diperuntukkan bagi mesin industri.
“Beroperasinya PLTMG ini akan menggantikan PLTD sewa sebesar 8 MW yang mampu menghemat pemakaian BBM,” ungkapnya.
Penulis : Agus H
