Home Ekonomi Business Info Dibuka Merah, Rupiah Masih Berpotensi Menguat

Dibuka Merah, Rupiah Masih Berpotensi Menguat

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) pada perdagangan hari ini masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya. Hal ini dipicu oleh masih adanya sentiment positif di dalam negeri, sehingga bisa jadi penopang pergerakan mata uang NKRI itu. meski di sesi pembukaan memerah.

Mengutip Bloomberg pagi ini, rupiah dibuka di posisi Rp14.045 atau melemah tipis 1 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp14.044. Namun tak lama kemudian laju rupiah terus memerah hingga RP14.062 atau turun 0,13% alias 18 poin.

Meski begitu, di mata analis pasar uang dari Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail laju USD berpotensi melemah ke level 96.80-97.0 terhadap hampir seluruh mata uang kuat utama dunia.

Kondisi tersebut lebih dipicu oleh data pertumbuhan ekonomi China yang di atas ekspektasi sebesar 6,4% (yoy) dibandingkan konsensus sebesar 6,3% (yoy). “Hal tersebut mendorong investor lebih berani untuk berinvestasi di pasar uang negara-negara berkembang,” jelas dia di Jakarta, Senin (22/5/2019).

Sementara itu sentiment di dalam negeri masih terkait pilpres. Kemenangan pasangan capres 01, Jokowi-Ma’ruf Amin berdasar hasil hitung cepat (quick count) di Pemilu 2019 langsung dinilai sebaai sentiment positif.

Kondisi itu bisa membuat rupiah terapresiasi tangga Rp 14.010 per USD. “Sehingga rupiah kemungkinan akan melanjutkan penguatan hari ini. Rupiah berpotensi menguat di rentang Rp13.980 per USD hingga Rp 14.000 per USD,” tandas Mikail.

Berdasarkan data Bloomberg, Jumat (19/4) rupiah ditutup menguat 0,29% atau di level Rp 14.044 per USD. Begitu pun dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) mata uang NKRI itu terapresiasi 0,35% menjadi Rp 14.016 per USD.

Penulis: Tommy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here