TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perkuat Modal, VIVA Incar Investor Strategis Lewat Private Placement

Nurdian Akhmad
26 April 2019 | 10:26
rubrik: Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui aksi korporasi PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) untuk melakukan penerbitan saham baru melalui Penambaha Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMT-HMETD) atau private placement.

Hal ini seperti diungkapkan Presiden Direktur VIVA Anindya Bakrie usai acara RUPSLB di Jakarta, seperti ditulis Jumat (26/4/2019).

“Dalam RUPSLB itu, perseroan meminta persetujuan dari pemegang untuk penerbitan saham baru. Dan perseroan punya waktu dua tahun melaksanakan penerbitan saham baru kepada investor yang berminat dan akan mengambil bagian atas aksi korporasi itu,” terangnya.

Sesuai POJK Nomor 38/2014, melalui private placement ini VIVA dapat menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 10℅ dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Penerbitan saham baru ini sebanyak 1.646.427.050 lembar saham dari modal penuh dan ditempatkan penuh.

“Dan sesuai POJK, kami akan mengumumkan pelaksanaan P.T-HMETD itu setelah mendapatkan calon investor yang berminat dan kemudian akan diketahui harga pelaksanaan untuk penerbitan sah baru ini,” terang di.

Nantinya, dana dari hasil penerbitan saham baru itu untuk membiayai sebagian kewajiban PT Lativi Media karya (tvOne) berdasarkan senior facility agreement yang akan jatuh tempo pada Oktober 2019 sebesar US$ 9,4 juta.

“Dan selebihnya akan digunakan untuk working capital (modal kerja) dan pengembangan usaha,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, dan yang akan diperoleh VIVA ini bukan merupakan pinjaman atau utang. Makanya aksi korporasi ini akan menguatkan struktur permodalan VIVA dan mengurangi beban utang tvOne.

“Ini juga untuk genjot kinerja. Karena akan mampu memberikan dampak positif bagi perseroan. Serta mengurangi beban bunga pinjaman secara konsolidasi dan genjot toal ekuitas dan arus kas,” kata dia.

BACA JUGA:   Harga Minyak Mentah Melonjak, Catat Rekor Tertinggi

Penulis: Tomy

Tags: viva
Previous Post

Pelemahan IHSG sejalan dengan Bursa Asia

Next Post

Ramadan dan Lebaran 2019, BPH Migas Siapkan Posko Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR