Jakarta, TopBusiness – Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk, (PGN) Gigih Prakoso menegaskan dalam paparan dengan insan media setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta, Jumat, 26 April 2019. PGN menginvestasikan dananya hingga 2020 sebesar Rp 12 triliun dalam bentuk angaran biaya modal (Capex) untuk membangun infrastruktur jaringan gas di wilayah Jawa Timur dan Jawa Barat.
“Kami punya target sampai 2020 ini bisa mendapatkan pelangan sebanyak 1,2 juta sambungan, target kami 2019 ini akan membangun jaringan pipa gas sepanjang 109 kilo meter(KM), sementara jumlah pelangan kami tercatat 325.914 sambungan pada tahun 2019, ini ada peningkatan dari tahun 2017 sebesar 299.766,” terang Dirut PGN.
Gigih Prakoso sangat meyakini bahwa target tersebut bisa kami capai. PGN dengan potofolio perusahaan energy dengan tata kelolo sangat baik dan kami telah menerapkan GRC dalam mengelolah perusahaan. Lantas pula kami memiliki komponen organic Sumber Daya Manusia (SDM)/ Human Capital dengan sebagian besar angkatan milenial dengan komposisi 60%. SDM kami mempunyai kemampuan knowledge masing-masing pada bidangnya teknik dan non teknik. “Lantas pula keunggulan infrastruktur jaringan pipa kami masih bisa diandalkan hingga 30 tahun mendatang,” ujar Gigih.
Kinerja PGN dengan nomer emeiten pgas ini pada tahu buku 2018 mencatatkan laba operasi sebesar US$ 645 juta, tentunya ada peningkatan pada tahun 2017 lalu sebesar US$ 515 juta. Hasil positif ini didorong dari sisi pendapatan yang sebesar US$ 3,8 miliar pada periode sebelumnya US$ 3,5 miliar.
Pada tahu buku 2018 lalu PGN berhasil membukukan laba bersih sebesar US$ 305 juta, dibandingkan pada tahun 2017 sebesar US$ 197 juta.
Kinerja keungaan yang menghijau dan mengalami npeningkatan sangat baik. PGN telah sukses meningkatkan volume distribusi gas 894 BBTUD pada tahun 2017 dan menglami peningkatan diangka 8% pada tahuj 2018 sebesar 962 BBTUD. Lantas peningkatan pada tranmisi gas pada tahun 2017 sebesar 2.078 MMSCFD sedangkan pada tahun 2018 sebesar 2.101 MMSCFD.
“Dalam rangka mempertajam lajunya bisnis PGN ini maka dalam RUPS 2019 ini ada beberapa perubahan struktur komisaris da nada penambahan direksi yaitu Direktur Strategi & Pengembangan Bisnis. Kami akan mempertajam bisnis gas ini dari hulu hingga hilir berikut juga dengan dukungan anak perusahaan,” ucap Gigih.
Susunan direksi pada RUPS 2019 sebagai berikut: Direktur utama Gigih Prakoso, Direktur Infrastruktur & Teknologi Dilo Seno Widagdo, Direktur Komersial Danny Praditya, Direktur Keuangan Said Reza Pahlevy, Direktur SDM & Umum Desima Equalita Siahan, Direktur Strategi & Pengembangan Bisnis Syahrial Mukhtar.
Jajaran Komisaris: Komisaris utama Ign Wiratmaja Puja, Komisaris Lucky Alfirman, Komisaris Mohamad Ikhsan, Komisaris Independen Paiman Rahardjo, Komisaris Independen Kiswodarmawan, Komisaris Mas`ud Khamid.
Penulis: Albarsyah
