Jakarta TopBusiness – PT Inka (Persero) memacu capaian kinerja keuangan dengan mendorong produk berkualitas dan bersaing di pasar Asia.
Berbicara dihadapan dewan juri Top GRC, yang berlangsung di Jakarta, Selasa, Direktur Keuangan dan SDM Inka Mardiannus Pramudya menyampaikan hasil kinerja perseroan dalam menciptakan produk berkualitas dan mampu bersaing di pasar luar negeri.
Menurutnya, perseroan telah belajar dari sebelumnya hanya mampu memproduksi produk gerbong barang menjadi kereta pengangkut penumpang. “Memproduksi rangkaian produk dan tak perlu bayar sebab mempunyai lisensi dan brand sendiri,’ katanya.
Beberapa jenis kereta mencapai pangsa pasar luar negeri, seperti, Bailast Hopper Wagon dengan pelanggan Sumitomo Corporation for Thailand National Raklways tahun 1998, diikuti Bogie Reffer Flat (Kereta Tanah Melayu Berhad/KTMB) (2002) , power generating car (Hartasuma SDN BHD for KTMB) (2005).
Kemudian ada, kereta jenis BG Passenger Garriages (2006 dan 2016) dan MG Passenger Carriages (2016) (Bangladesh Railways), Wheel Wagon/Flat Wagon (Hitachi Plantation Singapore for LTA Singapore).
Sementara itu, pangsa pasar Filipina terus dikejar. “Kontrak telah kita dapat. Mudah-mudahan tahun depan (terealisasi),” katanya.
Meski begitu, pangsa pasar domestik tak dilupakan. ” Kita juga telah meluncurkan EMU LRT di Palembang. Ini kali pertama di Indonesia,” katanya.
Atas kerja keras manajemen dan seluruh staf Inka, perseroan tetap terus mencatatkan kinerja keuangan positif. Contoh, penjualan meningkat dari sebelumnya Rp 1,2 triliun di 2015 jadi Rp 3,3 triliun 2018, dan aset naik dari Rp 1,6 triliun (2015) jadi Rp 6,3 triliun (2018).
Sedangkan, laba bersih naik jadi Rp 89 miliar (2018), padahal sebelumnya Rp 28 miliar (2015). “Tahun depan, kita berharap bisa 3 digit,” katanya.
Penulis : Agus H
