Jakarta TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia tergerus sebanyak 80,93 poin, selevel dengan 1,25% ke posisi 6.374,422. Pelaku pasar merealisasikan keuntungan, pasca-peningkatan harga saham.
Sentimen negatif dari dalam negeri soal laporan BPS soal inflasi April 2019 sebesar 0,44%, dan secara tahunan 2,83% disikapi hati-hati. Selanjutnya, pelaku pasar efek saham merealisasikan keuntungan
Kemudian, pernyataan Gubernur Bank Sentral AS yang mengisyaratkan belum akan menurunkan suku bunga acuannya pun ditanggapi negatif.
Perdagangan saham di pasar reguler cenderung ramai dengan volume mencapai 15.069.845.501 per unit saham dan frekuensi 464.947 kali senilai Rp 9,502 triliun.
Beberapa saham mengalami tekanan harga, seperti, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) Rp 1.750 per unit jadi Rp 7.100, diikuti PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) Rp 575 jadi Rp 9.500 dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 350 jadi Rp 26.825.
Penulis : Agus H
