Jakarta, TopBusiness – Di Bursa Efek Indonesia melalui indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan hari ini bergerak melemah 28,02 poin, setara dengan 0,45% ke level 6.242,18. Nampak, investor masih mencermati perkembangan isu global.
Sebaliknya, di pasar global melalui Wall Street sejumlah indeks ditutup bervariasi. Pelaku pasar masih menanti isu ter-up date soal perindungan dagang China dan Amerika. Akibatnya, indeks dow jones industrial average naik 2,24 poin (0,01%) menjadi 25.967,33 poin. Sebaliknya, S&P 500 terkoreksi 4,63 poin (0,16%) ke level 2.879,42 poin.
Sama seperti di Jakarta, sejumlah indeks regional pun terkoreksi. Sebut saja, indeks Nikkei-225 Jepang turun 224 poin menjadi 21.378,211, diikuti Hang Seng 236 poin ke posisi 28.766, komposit Shanghai 17,04 poin ke posisi 2.876,720 dan Strait Times 14,10 poin menjadi 3.269,430.
Sehari sebelumnya, Kantor Perwakilan Dagang AS resmi mengumumkan, bea masuk terhadap produk China senilai USD 200 miliar akan naik menjadi 25% dari 10% pada hari Jumat dini hari nanti. Bea masuk itu menyasar pada produk impor China seperti modem komputer dan router, penyedot debu, meubel, lampu, hingga bahan bangunan.
Penulis : Agus H
