Jakarta, TopBusiness – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) memastikan untuk tidak membagi dividen ke pemegang saham di tahun. Pasalnya, perseroan banyak butuh dana untuk mengembangkan proyek-proyeknya di tahun ini.
Menurut Christy Grassela, Head of Investor Relations DUTI, kinerja perseroan di tahun 2018 lalu tumbuh positif. Dengan capaian pendapatan dan laba bersih tumbuh signifikan.
“Kami di tahun lalu sukses membukukan kinerjabyang sangat memuaakan. Tercatat, lonjakan laba bersih sebesar 70,27% menjadi Rp911,49 miliar. Sedang pendapatan usaha naik 29,50% menjadi Rp2,23 triliun,” tutur dia, usai RUPST DUTI, di Tangerang, Banten, Kamis (23/5/2019).
Namun begitu, kata dia, perseroan tak membagi dividen di tahun ini. Sehingga seluruh laba bersih itu akan dikucurkan untuk kaba ditahan sebagai belanja modal (capital expanditure/capex).
“RUPST tadi memutuskan sebanyak Rp911 miliar itu untuk laba ditahan. Karena tahun ini DUTI masih akan mengembangkan produk dari proyek yang sudah ada seperti Klaska Residence di Surabaya dan Southgate Apartment di Simatupang. Sehingga dengan mencadangkan untuk laba ditahan, maka kami tak bagi dividen,” papar dia.
Apalagi di tahun ini, kata dia, perseroan menyisihkan untuk belanja modal sebanyak Rp1 triliun. Dana sebanyak itu akan diprioritaskan berasal dari dana kas internal.
“Karena saat ini, jumlah kas dan setara kas ada Rp2,45 triliun per kuartal I-2019, dengan kas yang kuat itu maka capex kami masih mumpuni semuanya dari kas internal kami,” ujar dia.
Hingga kuartal I-2019 ini, kinerja DUTI masih positif dengan pendapatan usaha sebanyak Rp515,03 miliar dengan laba bersih sebesar Rp239,76 miliar.
Sepanjanh kuartal I itu, selain kas yang kuat, jumlah aset DUTI juga tercatat Rp12,9 triliun dan jumlah ekuitas tercatat Rp9,71 triliun. “Kekuatan fundamental yang solid ini akan mendukung DUTI dalam ekspansi melalui proyek-proyek anyar yang diminati oleh konsumen, seperti Southgate saja,” papar Christy.
Penulis: Tomy
