TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ini Penopang Kinerja BSDE Membaik di Kuartal I-2019

Agus Haryanto
24 May 2019 | 14:09
rubrik: Capital Market
Ini Penopang Kinerja BSDE Membaik di Kuartal I-2019

sumber : BSD City. wordpress.com

Jakarta, TopBusiness – Kinerja perusahaan pengembang properti papan atas, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) sempat stagnan di tahun lalu, seiring dengan pasar properti yang masih lesu. Namun tahun ini bisa jadi akan membaik.

Hal ini tercermin dari kinerja perseroan di kuartal I-2019 yang sudah bertumbuh positif. Menurut Hermawan Wijaya, Direktur BSDE, perseroan tengah berada dalam kondisi fundamental yang kuat dan siap untuk terus berekspansi dan menjaga kinerja positif yang telah dicapai hingga saat ini.

Hingga kuartal I-2019, Laba bersih BSDE melonjak 52% menjadi Rp618 miliar secara year on year (yoy).

“Kami meyakini industri properti akan kembali pulih seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian di dalam negeri serta daya beli masyarakat,” tuturnya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Tangerang, Banten, ditulis Jumat (24/5/2019).

Menurutnya, ada dua hal yang memicu pertumbuhan kinerja di kuartal I itu membaik, pertama, karena ditunjang oleh membukukan di segmen tanah dengan marjin yang lebih baik secara yoy. Dan hal kedua, kinerja perseroan ditunjang oleh pertolongan stabilitas rupiah. Kondisi seperti itu tak terjadi di kuartal I-2018 lalu.

“Dan kami proyeksi hingga akhir tahun, stabilitas rupiah cukup baik mgkn tak se-volitile di tahun lalu. Tapi pertumbuhan secara properti masih minim. Makanya kami berekspektasi akan sama seperti tahun lalu. Pendapatan juga akan stagnan. Jadi belum sebaik tahun-tahun sebelumnya,” papar dia.

Makanya di tahun ini, BSDE telah menetapkan target marketing sales sebesar Rp6,2 triliun. Atau sama seperti capaian di tahun lalu. Sebesar56% akan dikontribusikan dari penjualan residensial, sementara 44% dari produk komersial.

Lebih jauh dia menegaskan, untuk mewujudkan target itu, perseroan menyiapkan Rp3 triliun untuk anggaran belanja modal (capital expenditure/capex). Sumber capex sendiri masih akan mengandalkan kas internal yang posisinya masih kuat.

BACA JUGA:   Di Pembukaan Perdagangan Rabu, IHSG Bergerak Positif

“Posisi per Desember masih punya saldo kas sebesar Rp8,14 triliun. Makanya cukup untuk capex. Sedang sumber di luar kas, masih akan dipelajari akan pinjam atau tidak. Fokus capex ini antara lain untuk pembangunan proyek-proyek gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan di Jabodetabek,” papar dia.

Sementara terkait dengan hasil RUPST sendiri, diputuskan untuk tidak membagi dividen di tahun ini. Dari modal bersih 2018 sebesar Rp1,29 triliun, sebanyak Rp2 miliar akan dicadangkan yang disyaratkan di UU PT dan sisanya untuk pengenbangan ushaa.

“Artinya sebagai laba ditahan. Jadi RUPS tadi memutuskan untuk tidak membagi dividen. Karena kita butuh dana untuk memaksimalkan dana perusahaan untuj mengenjot recurring income. Sehingga butuh banyak investasi,” pungkas dia.

(Tomy)

Previous Post

Target Pertumbuhan Ekonomi masih Batas Optimis

Next Post

Kuartal I-2019, GHON Klaim Utang Bank Turun Rp 40,2 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR