Jakarta, TopBusiness – Harga referensi minyak mentah dunia sedikit berubah. Pasalnya, investor khawatir adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi global sehingga mengurangi permintaan.
Apalagi, Badan Informasi Energi Amerika (EIA) memotong perkiraan pertumbuhan permintaan minyak sebanyak 0,2 juta barel per hari jadi 1,2 juta dalam prospek energi jangka pendek. Selanjutnya, memproyeksikan harga minyak jenis brent jadi USD 67 per barel, atau lebih rendah USD 3 dari perkiraan Mei.
Selain, pengekspor minyak mentah dunia lebih mendekati kesepakatan untuk memperpanjang pengurangan produksi.
Tercatat, di New York Mercantile Exchange terlihat untuk pengiriman Juli harga minyak mentah hanya bertambah USD 0,01 ke level USD 53,27 per barel. Sementara, brent di London ICE Futures Exchange ditutup stagnan di level USD 62,29 untuk pengiriman Agustus.
Penulis : Agus H
