
Jakarta,businessnews.id — PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) pada semester I 2014 berhasil mencatatkan rata-rata produksi harian sebesar 40.300 barel minyak per hari (bopd/barrels of oil per day).
Angka tersebut telah melebihi target produksi 2014 yang ditetapkan oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) sebesar 39.400 bopd.
Executive Vice President/General Manager PHE, Jonly Sinulingga, mengatakan bahwa di 16 Mei lalu, pihaknya berhasil memecahkan rekor produksi harian sejak Pertamina mengoperasikan Blok ONWJ.
“Saat itu, PHE ONWJ mampu tembus angka produksi sebesar 46.400 bopd,” ujar Jonly dalam keterangan pers hari ini di Jakarta.
Jonly melanjutkan, produksi gas bumi PHE ONWJ pada periode yang sama mampu mencapai angka sebesar 192 juta kaki kubik per hari (mmscfd/million standard cubic feet per day).
“Produksi gas bumi PHE ONWJ disalurkan seluruhnya untuk kebutuhan industri strategis nasional seperti pembangkit listrik dan bahan baku pembuatan pupuk,” katanya.
Dalam memeroleh tambahan produksi gas, Jonly menyebutkan bahwa PHE ONWJ telah berhasil memasang anjungan baru, yaitu Anjungan GGA yang dipasang di lapangan GG, perairan lepas pantai Indramayu, Jawa Barat, akhir Juni lalu.
“Ini diwujudkan untuk memperoleh tambahan produksi gas yang diharapkan mampu mencapai sekitar 31 juta mmscfd dari lapangan GG,” tambah dia.
Selain pemasangan Anjungan GGA, lanjut Jonly, proyek ini juga melakukan pembangunan satu fasilitas pemprosesan darat di Balongan yang dihubungkan dengan pipa bawah laut sepanjang 35 km.
“Saat ini, fasilitas pemrosesan darat masih dalam tahap pembangunan dan diharapkan selesai pada akhir 2014 sehingga siap beroperasi pada awal 2015,” tutupnya. (Dadang Subur)
Editor: Achmad Adhito