Jakarta, TopBusiness – Harga patokan minyak mentah dunia akhirnya kembali menguat (rebound). Pasalnya, terjadi serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman.
Serangan di dekat Iran dan Selat Hormuz tersebut menimbulkan kekhawatiran akan berkurangnya aliran perdagangan minyak mentah dari Timur Tengah melalui salah satu rute pengiriman utama dunia ini.
Di bursa komoditas, London ICE Futures Exchange untuk pengiriman Agustus atas jenis minyak brent naik USD 1,34 atau 2,23 persen ke level USD 61,31 per barel. Sementara, New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Juli terhadap jenis minyak west texas intermediate naik USD 1,14 (4,5 persen) ke posisi USD 53,45 per barel.
Kisruh di Timur Tengah meningkat pasca- Trump menarik diri dari pakta nuklir multinasional 2015 dengan Iran dan menerapkan kembali sanksi-sanksi, dengan, mengendalikan ekspor minyak Teheran.
Penulis : Agus H
