Jakarta, TopBusiness – Menginjak usia yang ke-27 tahun, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura semakin tumbuh dewasa dengan berbagai pencapaian dan tantangannya ke depan.
Meski demikian, manajemen BUMD milik Pemerintah Kota Jayapura ini berkomitmen untuk terus meningkatkan layanannya kepada para pelanggan khususnya masyarakat Jayapura.
“Ini usia yang relatif sudah dewasa, tetapi usia yang ke-27 ini adalah usia transisi, pasti ujian dan tantangan akan semakin tinggi. Untu itu, kami melakukan sejumlah inovasi serta harus pandai memilih dan menentukan arah perusahaan ke depan,” ujar Direktur Utama PDAM Jayapura Entis Sutisna dalam keterangan persnya kepada TopBusiness, Senin (17/6/2019).
Untuk penagihan, kata Entis, pencapaian PDAM Jayapura sekitar 55 persen. Pihaknya juga terus meningkatkan kepuasan pelanggan secara optimal, karena jam kerja pegawai masih 14 jam per hari. “Masih ada daerah-daerah yang harus digilir untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” tutur dia.
Selain itu, menurut Entis, tim manajemen PDAM Jayapura juga terus berupaya menekan tingkat kebocoran air yang masih cukup tinggi. “Tingkat kebocoran ini awalnya mencapai 47 persen, syukur Alhamdulillah kami berhasil menurunkan menjadi 43 persen. Kemudian dengan segala daya kami juga terus mencoba menurunkan tingkat NRW sebesar 3 persen per tahun. Itu tantangan serta motivasi dan menjadi PR seluruh tim PDAM Jayapura,” paparnya.
Perayaan HUT PDAM Jayapura yang digelar pada 15 Juni 2019 lalu dimeriahkan dengan acara jalan santai dari lapangan PTC Kota Jayapura. Kegiatan ini yang diikuti pegawai instansi pemerintahan dan karyawan PDAM Jayapura ini dibuka langsung oleh Entis Sutisna selaku dirut PDAM Jayapura.
Selain jalan santai, PDAM Jayapura juga melakukan pembersihan dan penghijauan lingkungan. Puncaknya pada tanggal 27 Juni 2019 akan diselenggarakan upacara serta pemberian penghargaan kepada karyawan yang sudah mengabdi di PDAM Jayapura hingga 30 tahun. (nrd)

