Jakarta, TopBusiness—Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, mengatakan. Masa Ramadan-Idul Fitri tahun ini, konsumsi bahan bakar Gasoil mengalami penurunan hingga 17%. ”Karena banyak industri yang menghentikan operasi kendaraannya selama masa mudik,” kata dia. Di Jakarta (19/6/2019).
Namun demikian, konsumsi Dex yang dikonsumsi kendaraan pribadi, tetap mengalami kenaikan hingga 10%, hampir sama dengan kenaikan tahun lalu.
“Selain Gasoil, konsumsi avtur juga mengalami penurunan walau sedikit, di bawah 2% dibanding rata-rata harian normal,” ujar Fajriyah.
Fajriyah berkata, setelah berlangsung selama kurang lebih satu bulan, masa tugas Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) Pertamina tahun 2019, berakhir. Sejak dimulai pada 21 Mei 2019, tim Satgas telah melayani kebutuhan energi bagi masyarakat baik untuk kebutuhan transportasi maupun memasak.
Secara keseluruhan konsumsi bahan bakar jenis Gasoline selama masa Satgas mengalami peningkatan sebesar 9% dari rata-rata harian yang sekitar 93 ribu kl menjadi 102 ribu kl.
Jika dibandingkan dengan masa Satgas tahun lalu, konsumsi tahun ini juga tercatat mengalami kenaikan sebesar 4%. Kenaikan tertinggi Gasoline terjadi pada Pertamax sebesar 14%, disusul Pertamax Turbo 11%, dan Pertalite 9%.
Selama masa Satgas, Pertamina telah menyiagakan lebih dari seribu layanan BBM di sepanjang jalur mudik Pulau Jawa dan Sumatera. Layanan SPBU Reguler sebanyak 822 unit, Kios Pertamina Siaga sebanyak 64 titik, Motor Kemasan sebanyak 200 unit, Kantong BBM 115 titik dan Rumah Pertamina Siaga di 60 lokasi.
Selain layanan BBM, Pertamina juga mencatat adanya kenaikan untuk penyaluran LPG selama masa yang naik sebesar 7% dibandingkan rata-rata kondisi normal. Meskipun penyaluran sebagian produk tercatat naik, namun stok BBM, Avtur dan LPG hingga saat ini masih terpantau aman.
“Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak sehingga pelayanan energi pada masa Ramadan dan Idul Fitri berjalan lancar,” dia menambahkan.
(Adhito)
