
Jakarta, businessnews.id — Bank Mandiri merencanakan meluncurkan layanan internet banking untuk investor pasar modal, terutama investor reksadana. Hal itu untuk memermudah akses terhadap portopolio investor.
Hal itu disampaikan Vice President Wealth Management Bank Mandiri Beatrix Shanti di Jakarta hari ini. “Nantinya, melalui internet banking, investor reksadana bisa melakukan penbelian dan penjualan melalui device-nya.”
Rencananya, layanan tersebut akan diluncurkan pada akhir tahun 2014.
Dengan layanan tersebut, diharapkan dana kelolaan khususnya reksadana dari nasabah wealth management Bank Mandiri, meningkat menjadi 50 persen.
“Saat ini, 16.000 lebih atau 40 persen nasabah wealth management Bank Mandiri menjadi investor reksadana. Dengan layanan baru tersebut diharapkan dapat meningkat menjadi 50 persen,” terang dia.
Ia menambahkan, total asset under management (AUM) atau dana kelolaan jenis reksadana melalui wealth management Bank Mandiri, hingga semester 1 tahun 2014, telah mencapai Rp 9,1 triliun.
Dan sampai akhir tahun 2014, pihaknya masih harus mencari Rp 1,8 triliun untuk memenuhi target dana kelolaan dana reksadana tahun 2014. (Abdul Aziz)