Jakarta, TopBusiness – Harga minyak anjlok, menyusul adanya kekhawatiran permintaan berkurang sebab perlemahan ekonomi global.
Masih belum ketemu kesepakatan atas konflik perdagangan China-Amerika menciptakan kekhawatiran investor, sehingga harga komoditas emas hitam ini turun, seiring potensi permintaan berkurang.
Apalagi, organisasi negara-negara pengekspor minyak yang tergabung dalam OPEC plus setuju untuk memperpanjang pengurangan pasokan minyak hingga Maret 2020, sebagai langkah antisipasi menstabilkan harga.
Akibatnya, di bursa komoditas untuk pengiriman September atas brent turun sebesar USD 33 sen atau setara dengan 0,5 persen ke level USD 64,73 per barel. Sedangkan, west texas intermediate untuk pengiriman Agustus juga terkoreksi sebanyak USD 48 sen (0,8 persen) ke posisi USD 58,61 per barel.
Penulis : Agus H
