TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BLUE Bakal Lunasi Obligasi Pakai Dana IPO

Busthomi
8 July 2019 | 13:16
rubrik: Capital Market
Lepas 33,33% Saham ke Pubik, Satria Mega Tawarkan Harga Rp165

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Berkah Pruma Perkasa Tbk (BLUE) yang memiliki brand Blueprint secara resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

Saat memulai transaksi perdana tersebut harga saham langsung menyentuh titik auto-rejection atas (ARA) atau menguat signifikan hingga 69,23 persen ke level Rp220 dari harga penawaran senilai Rp130 per saham.

Kenaikan harga saham BLUE di awal perdagangan tersebut disupport oleh frekuensi transaksi sebanyak dua kali dengan volume transaksi senilai 20 lot, sehingga nilai transaksi emiten ke-24 di 2019 ini mencapai senilai Rp 440 ribu. Manajemen BLUE menunjuk PT Indo Capital Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Pada pelaksaan IPO ini, perusahaan perdagangan besar perlengkapan komputer, alat tulis dan kegiatan jasa penunjang pencetakan ini melepas 168 juta lembar saham.

Sehingga, dengan harga penawaran Rp130 per saham, maka BLUE mampu meraup dana dari pasar modal sebesar Rp21,84 miliar. Pada masa penawaran umum, saham BLUE mengalami oversubscibed sebanyak 2,8 kali dari total penawaran.

Menurut Presiden Direktur BLUE, Herman Tansri, tujuan pelaksanaan IPO ini untuk memperkuat struktur permodalan dan memperoleh modal kerja dalam upaya mengembangkan lini bisnis baru.

“Manjadi pertama dan satu-satunya perusahaan tinta compatible yang tercatat di Bursa menambah panjang daftar prestasi Blueprint,” ucapnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (8/7/2019).

Rencananya, dari dana hasil IPO sebesar Rp10,68 miliar untuk pelunasan pokok Obligasi Wajib Konversi (OWK) yang dimiliki Koperasi Bintang Timur Kapital (BTK), sedangkan senilai Rp7,42 miliar untuk pelunasan pokok OWK yang dimiliki PT MNM Indonesia.

Sementara itu, sekurang-kurangnya Rp633,5 juta atau sebesar 7 persen per tahun yang dihitung dari nilai OWK untuk pembayaran denda pelunasan atas OWK yang dimiliki Koperasi BTK dan MNM Indonesia.

BACA JUGA:   Jasa Marga Raih Emiten Terbaik

“Sisa dari pengguanaan dana hasil IPO itu akan digunakan untuk modal kerja,” ujar dia.

Saat ini, kegiatan usaha utama BLUE adalah menyediakan dan mendistribusikan produk tinta isi ulang serta jasa percetakan tekstil. Distribusi produk tinta isi ulang, laser toner dan kertas foto dengan menggunakan merek “Blueprint” untuk ritel.

Penulis: Tomy

Tags: BlueBlueprint
Previous Post

DMAS Optimistis Salip Target Marketing Sales 2019

Next Post

Saham IPTV Terkerek 9,17 Persen di Perdagangan Awal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR