TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kantongi Rp 11,2 T, LPKR Siap Rampungkan Proyek Meikarta

Busthomi
16 July 2019 | 14:05
rubrik: Business Info
Aksi Dekonsolidasi Lippo Cikarang Dinilai Analis Langkah Positif

foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Salah satu pengembang papan atas, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) telah merampungkan proses Penawaran Umum Terbatas (PUT) atau rights issue. Dari aksi korporasi tersebut, perseroan pun berhasil mengantongi dana sebanyak Rp11,2 triliun.

Dana sebanyak itu siap digunakan untuk membayar kewajiban perusahaan berupa utang-utang perseroan dan melanjutkan proyek-proyek besar yang tengah dikelola perseroan.

“Termasuk untuk memastikan penyelesaian proyek-proyek yang ada di dalamnya ada Meikarta. Serta dana itu akan digunakan untuk memulai strategi baru,” tandas CEO LPKR, John Riady, dalam keterangan resminya, di Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Dari PUT tersebut, perseroan memperoleh dana dari beberapa investor institusional global termasuk George Raymond Zage III, Chow Tai Fook Nominee Limited, Gateway Partners, dan lainnya telah berpartisipasi dalam PUT tersebut.

Dan para investor yang disebutkan di atas itu serta investor lainnya telah menginvestasikan lebih dari US$ 230 juta atau setara 3,2 triliun ke LPKR.

“(Aksi korporasi it) merupakan validasi kuat atas kembalinya keyakinan para investor pada fundamental jangka panjang LPKR serta kemampuan manajemen untuk melaksanakan rencana transformasi,” jelas dia.

Keluarga Riady sendiri sejauh ini memiliki 48,7% saham di perseroan melalui PT Inti Anugerah Pratama (IAP) dan perusahaan anak bertindak selaku pembeli siaga dan melaksanakan penuh haknya sesuai dengan porsi kepemilikannya dalam perseroan.

Menurut John, sejak pengumuman rencana transformasi LPKR pada tanggal 12 Maret, perseroan telah menyaksikan harga sahamnya melambung dan obligasinya, diklaimnya, menjadi salah satu yang berkinerja terbaik di Asia.

Transformasi perseroan ini, kata dia, tepat waktu mengingat peringkat negara Indonesia baru saja ditingkatkan serta terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo. Hal ini memicu momentum pertumbuhan Indonesia serta meningkatkan optimisme terhadap LPKR sebagai salah satu perusahaan real estat terbesar di Indonesia.

BACA JUGA:   Lippo Karawaci Laba Rp653,699 Miliar; Mayoritas untuk Kepentingan Nonpengendali

“Penawaran Umum Terbatas merupakan komponen integral dari transformasi strategis LPKR, dan kami sangat senang telah menerima dukungan kuat dari para pemegang saham,” katanya.

Keberhasilan menyelesaikan penawaran umum terbatas ini, lanjut dia, memberikan LPKR pijakan keuangan yang lebih kokoh serta memberikan fleksibilitas untuk mewujudkan strategi pertumbuhan perseroan.

Penulis: Tomy

Tags: LPKRMeikarta
Previous Post

Penerbitan Obligasi Semester II Diprediksi Capai Rp 80 T

Next Post

IHSG Masih di Zona Merah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR