Jakarta, TopBusiness – Dampak peningkatan tensi geopolitik di Timur Tengah dan penurunan stok minyak mentah Amerika, harga acuan minyak mentah dunia terangkat.
Amerika, Inggris dan negara-negara lain membahas cara melindungi pengiriman dari Teluk Iran. Sementara, pengekspor minyak utama yakni Arab Satudi mendesak pembeli minyak global guna mengamankan pengiriman energi melalui Selat Hormuz.
Selain, persediaan emas hitam tersebut juga turun hampir 11 juta barel, atau di atas ekspektasi sebesar 4 juta.
Akibatnya, di bursa komoditas melalui New York Mercantile Exchange untuk jenis minyak west texas intermediate naik USD 0,14 atau setara dengan 0,25 persen ke posisi USD 56,02 per barel untuk pengiriman September.
Penulis : Agus H
