Jakarta, TopBusiness – Bank sentral Amerika diproyeksikan memangkas suku bunga acuannya, harga minyak mentah dunia akhirnya terdongkrak.
Sejumlah bankir The Fed memulai pertemuannya hari ini, dan diperkirakan akan memotong suku bunga acuan. Pelaku pasar komoditas bereaksi positif.
Kendati begitu, risiko pasokan masih menjadi fokus, lantaran gesekan di sekitar Selat Hormuz. Selat Hormuz adalah jalur distribusi seperlima dari total lintasan minyak mentah dunia.
Di bursa komoditas, New York Mercantile Exchange untuk jenis minyak west texas intermediate naik USD 34, atau setara dengan 0,6 persen ke posisi USD 57,21 per barel. Begitu juga jenis brent di ICE Futeres Exchange-London, terkongkrak USD 30 sen (0,5 persen) ke posisi USD 64,01.
Penulis : Agus H
