TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Persaingan Ketat, Penjualan Semen SBI Turun 2,4%

Nurdian Akhmad
31 July 2019 | 14:17
rubrik: Business Info
Penjualan Semen Kuartal I Tumbuh 6,6%

Ilustrasi industri semen. FOTO: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Hingga akhir semester I 2019, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) mencatat penurunan volume penjualan semen dan terak sebesar 2,4%. Kondisi itu  berimbas pada penurunan pendapatan dari  Rp 4.611 milyar pada semester I 2018, menjadi Rp 4.518 miliar pada semester I 2019.

Meskipun pasar masih mengalami tekanan karena kelebihan pasokan, SBI terus mencatatkan tren kinerja positif sejak bergabung dengan Semen Indonesia Group pada bulan Februari tahun 2019.

“Di tengah persaingan pasar yang ketat dan perlambatan permintaan, SBI mampu mempertahankan pangsa pasar di semester I 2019 di angka 15,2%,” jelas siaran pers dari SBI yang diterima, Rabu (31/7/2019).

Laba bruto meningkat sebesar 36% dan EBITDA sebesar 99%. Pencapaian ini tidak lepas dari program-program efisiensi dan sinergi, yang terbukti berhasil menurunkan faktor-faktor biaya penjualan dan operasional, seperti penurunan biaya distribusi sebesar 9% dan penurunan biaya penjualan sebesar 59%.

SBI juga berhasil mencetak Laba Sebelum Bunga dan Pajak Penghasilan sebesar Rp192 milyar, dibandingkan kerugian pada semester pertama tahun 2018.

Upaya-upaya tersebut telah membantu SBI memperkecil kerugian dari Rp539 milyar pada semester I/2018, menjadi Rp 279 milyar pada semester I/2019. Ke depan, SBI akan terus fokus untuk melanjutkan tren positif untuk memperbaiki kinerja keuangan dengan memperkuat fundamental operasional, serta fokus pada program-program penambahan nilai untuk konsumen, antara lain solusi digital dan produk kemasan untuk aplikasi khusus seperti PowerMax.

Sebelumnya, Asosiasi Semen Indonesia mencatat terdapat penurunan konsumsi semen nasional pada semester pertama tahun 2019, terutama karena melambatnya kegiatan proyek dan pembangunan sebagai dampak dari kegiatan Pemilihan Umum, Bulan Ramadhan dan libur Hari Raya Idul Fitri.

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk adalah sebuah perusahaan publik Indonesia dimana mayoritas sahamnya (98.3%) dimiliki dan dikelola oleh PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) – bagian dari Semen Indonesia Group- produsen semen terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

BACA JUGA:   Perhutani dan PG Rajawali I Sinergi Dukung Swasembada Gula

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk menjalankan usaha yang terintegrasi dari semen, beton siap pakai, dan produksi agregat. Perseroan mengoperasikan empat pabrik semen di Narogong (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), Tuban (Jawa Timur), dan Lhoknga (Aceh), dengan total kapasitas 14,5 juta ton semen per tahun, dan mempekerjakan lebih dari 2,400 orang. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk saat ini mengoperasikan jaringan penyedia bahan bangunan yang mencakup distributor khusus, toko bangunan, ahli bangunan binaan perusahaan dan solusi-solusi bernilai tambah lainnya.

 

Tags: Semen Holcim
Previous Post

Pemerintah akan Perbaiki Rumah Gorga

Next Post

Per Juni, Laba Bersih ADHI Rp 215 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR