TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Volume Penjaminan Jamkrindo Semester I Capai Rp 102,5 Triliun

Busthomi
31 July 2019 | 16:50
rubrik: Business Info
Volume Penjaminan Jamkrindo Semester I Capai Rp 102,5 Triliun

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Perum Jamkrindo berhasil mencatatkan kinerja positif pada semester I-2019 dengan keberlangsungan bisnis yang tetap terjaga dengan baik.

BUMN terbesar bidang penjaminan tersebut mencatatkan volume penjaminan sebesar Rp 102,523 triliun yang naik 19,21 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 85,804 triliun.

Volume penjaminan tersebut terdiri dari penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 28,53 triliun dan penjaminan non-KUR sebesar Rp 74,35 triliun.

Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto mengatakan, kinerja bisnis tersebut menghasilkan laba sebelum pajak (earning before tax/EBT) Rp 372,03 miliar yang naik 82,28 persen dari tahun sebelumnya Rp 204,1 miliar.

“Pencapaian ini tidak terlepas dari usaha menjaga keberlanjutan bisnis dengan fokus meningkatkan pertumbuhan dalam rangka mengoptimalkan kapasitas secara efektif dan efisien,” ujar Randi di Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Beberapa inisiatif yang telah dijalankan oleh Perum Jamkrindo dalam rangka menjaga keberlanjutan bisnis, antara lain adalah penguatan kompetensi sumber daya manusia, melakukan pengembangan produk yang memiliki nilai tambah, memperkuat penetrasi pasar dengan berbagai inovasi, dan melakukan inisiatif sinergi dengan berbagai mitra bisnis.

Dengan tingginya penjaminan tersebut membuat total aset perseroan makin tinggi. Tercatat, total aset pada bulan Juni 2019 sebesar Rp 17,40 triliun, meningkat 7,11 persen dari aset per 31 Desember 2018.

Sementara, pencapaian ekuitasnya sebesar Rp 11,67 triliun, naik 3,30 persen dibandingkan Per 31 Desember 2018. Adapun aset tercatat sebesar Rp 11,29 triliun, naik 3,37 persen dibandingkan aset per Desember 2018.

Sampai dengan akhir tahun, Perum Jamkrindo optimistis dapat memenuhi target volume penjaminan kredit sebesar Rp 182,36 triliun.

Untuk itu, Perum Jamkrindo akan terus berkomitmen memperluas pasar penjaminan dengan membuka kerja sama baru dengan perbankan, nonperbankan, dan BUMN, serta melakukan kajian-kajian strategis menciptakan produk penjaminan sesuai perkembangan industri perbankan atau nonbank.

BACA JUGA:   Brantas Abipraya Berkontribusi Dukung KTT Asean di Labuan Bajo

Penulis: Tomy

Tags: Jamkrindo
Previous Post

Per Juni, Laba Bersih ADHI Rp 215 Miliar

Next Post

Penutupan IHSG Berbeda dengan Bursa Asia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR