
Jakarta, businessnews.id — Menteri Koordinator Perekonomian RI Chairul Tanjung membantah pandangan bahwa mundurnya Karen Agustiawan selaku direktur utama Pertamina, dikarenakan alasan politis dan akibat tekanan seperti yang banyak diberitakan selama ini.
“Tidak benar pemberitaan selama ini yang menyebutkan Bu Karen mundur karena alasan politik terkait tekanan-tekanan kepada dirinya,” kata dia di Jakarta hari ini.
Ia menambahkan, Karen telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan selaku pemegang saham, dan menembuskan kepada dewan komisaris.
Namun, soal pengunduran diri tersebut telah berulang kali disampaikan. Sebab Karen telah menduduki jabatan direksi Pertamina selama 6,5 tahun; 1,5 tahun sebagai direktur hulu dan lima tahun sebagai direktur utama.
Sedangkan alasan pengunduran Karen, terang Menteri Chairul Tanjung lagi, dikarenakan alasan pribadi.
“Bu Karen ingin mengurus diri sendiri dan mengajar di Havard University, Amerika Serikat,” papar dia.
Dalam kesempatan ini Menteri Chairul Tanjung menjelaskan, Karen akan menyampaikan alasaan pengunduran diri kepada umum melalui siaran pers dalam waktu dekat ini.
Sedangkan Karen saat ini masih berada di Vietnam hingga kamis mendatang. “Dia akan bisa dikonfirmasi pada Jumat, “ terang dia. (Abdul Aziz)
Editor: Achmad Adhito