Jakarta, TopBusiness – Sebanyak tiga sektor mencatatkan persentase kenaikan ekspor tertinggi untuk Juli 2019. Itu adalah sektor migas, sektor pertanian, dan sektor industri pengolahan.
Dalam paparannya ke media massa hari ini, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Suhariyanto, menjelaskan bahwa sektor migas mencatatkan kenaikan 115,19 persen di Juli 2019, bila dibandingkan bulan sebelumnya. Nilai ekspor di juli tersebut USD 1,61 miliar.
Sektor pertanian di Juli 2019 naik 50,16 persen dibanding bulan sebelumnya. Nilai ekspor sektor ini di Juli sebesar USD 0,31 miliar.
Untuk industri pengolahan, di Juli 2019 naik 27,41 persen daripada Juni 2019. Nilai ekspor industri pengolahan di Juli tersebut, USD 11,51 miliar.
Lebih lanjut, dalam paparannya, Suhariyanto menjelaskan bahwa di Juli 2019, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan defisit. “Nilai defisit ini sebesar USD 0,06 miliar,” kata dia.
Di Juli 2019, nilai ekspor di USD 15,45 miliar. Sementara, nilai impor lebih tinggi yakni USD 15,51 miliar.
“Untuk periode Januari-Juli 2019, neraca perdagangan kita pun defisit USD 1,90 miliar. Kalau dibandingkan periode yang sama tahun 2018, defisitnya lebih tipis” ucap dia.
Penulis: Adhito
