
Jakarta, businessnews.id — Penunjukan Direktur Utama PT Pertamina definitif pengganti Karen Agustiawan akan melibatkan presiden RI terpilih periode 2014 -2019. Hal itu dikarenakan Pertamina dipandang sebagai BUMN (badan usaha milik negara) paling strategis.
Menteri Negara BUMN RI Dahlan Iskan, di Jakarta hari ini, mengatakan bahwa pihaknya akan melibatkan presiden terpilih dalam memilih pengganti Karen.
“Hari ini kan ada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Siapa presiden terpilih, saya berharap Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) melakukan komunikasi dengan presiden terpilih mengenai bagaimana baiknya untuk posisi direktur utama Pertamina, PLN, dan Garuda.”
Hal itu dilakukan karena Presiden SBY menyadari bahwa BUMN tersebut sangat strategis dan masa kepemimpinannya telah memasuki masa transisi.
“Sebaiknya kita komunikasi dengan presiden terpilih, dan itu sikap Presiden SBY,” kata Menteri Dahlan.
Calon pengganti Karen, Menteri Dahlan menambahkan, bisa dari internal ataupun eksternal Pertamina. (Abdul Aziz)
Editor: Achmad Adhito