Jakarta, TopBusiness—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah memulai penggunaan aspal karet untuk penanganan jalan nasional di seluruh Indonesia.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo saat bersilaturahmi dengan para petani karet se-Provinsi Sumatera Selatan, di Kabupaten Musi Banyuasin, pada bulan Maret 2019. Demikian dijelaskan dalam situs Kementerian PUPR, hari ini.
Kementerian PUPR menargetkan pada tahun 2019 panjang efektif jalan nasional 65,56 km menggunakan campuran aspal karet sebanyak 2.542 ton, di mana dengan asumsi penggunaan karet 7% terhadap aspal maka jumlah karet yang terserap sebanyak 177,95 ton.
“Aspal karet memiliki tingkat perkerasan lebih baik, tidak mudah meninggalkan jejak roda pada saat aspal basah, dan daya tahan lebih tinggi dibanding aspal biasa,” kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.
Penggunaan aspal karet salah satunya pada pengerjaan preservasi jalan nasional lintas tengah Jawa pada ruas Ajibarang-Banyumas-Klampok-Banjarnegara di Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Itu sepanjang 4,8 km dari total yang ditangani 63,03 km.
(Adhito)
