Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat secara kumulatif Januari hingga Mei 2019 jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 6,37 juta kunjungan atau naik 2,70 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2018 yang berjumlah 6,20 juta kunjungan dengan jumlah kunjungan wisman asal negara terbanyak dari Malaysia dan kedua adalah China dan selanjutnya Singapura, Timor Leste dan Australia.
Pada tahun ini, Pemerintah Indonesia menargetkan kedatangan wisman sebanyak 20 juta kunjungan dan target devisa sebesar Rp 260 triliun dari sektor pariwisata. Untuk itu, diperlukan promosi yang bersifat global serta kegiatan pariwisata yang terintegrasi antardestinasi wisata di tanah air. Selain itu diperlukan perbaikan infrastruktur untuk menuju destinasi-destinasi wisata di tanah air. (Rendy MR)



