TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Nusantara Almazia Siap IPO di Harga Rp 200-220 per Saham

Nurdian Akhmad
3 September 2019 | 13:46
rubrik: Capital Market
Akhir Pekan, IHSG Bertengger di Zona Merah

FOTO : Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Perusahaan pengembang properti untuk segmen menengah ke bawah, PT Nusantara Almazia Tbk berencana melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan melepas sebanyak-banyaknya 461,54 juta saham atau setara dengan 21 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Pada aksi korporasi ini, Nusantara Almazia menunjuk PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek atau underwriter.

“Harga penawaran IPO ini ditetapkan berkisar Rp200-Rp220 per saham,” kata Direktur Sinarmas Sekuritas, Kerry Rusli dalam acara Due Diligence Meeting & Public Expose IPO Nusantara Almazia di Jakarta, Selasa (3/9/2109).

Kerry menyebutkan, masa bookbuilding direncanakan pada 3-5 September 2019 dan diharapkan mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 16 September 2019, sehingga masa penawaran umum bisa dilakukan pada 17-18 September 2019.

Sementara itu, waktu penjatahan akan dilakukan pada 20 September 2019 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditargetkan dapat terlaksana pada 25 September 2019. Pada aksi korporasi ini, perseroan menunjuk PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Nusantara Almazia, Deddy Indrasetiawan mengatakan, sebesar 38,62 persen dari dana hasil IPO akan digunakan untuk mengakuisisi 68 persen saham PT Serena Inti Sejati, sedangkan sebesar 12,51 persen untuk mengambil alih piutang.

“Sebesar 48,87 persen untuk modal kerja perseroan dan entitas anak dalam bentuk pinjaman,” ucapnya.

Hngga akhir Mei 2019, Nusantara Almazia mampu mencatatkan laba besih sebesar Rp3,92 miliar atau meningkat dibandingkan periode yang sama 2018 sebesar Rp35,16 juta (unaudited). Sedangkan, penjualan bersih per akhir Mei 2019 sebesar Rp12,15 miliar atau lebih rendah dibandingkan periode yang sama di 2018 sebesar Rp23,94 miliar.

BACA JUGA:   Arkha Jayanti Koreksi Harga IPO Saham

Per 31 Mei 2019, total aset Nusantara Almazia mencapai Rp474,91 miliar atau meningkat dibandingkan periode yang sama di 2018 sebesar Rp474,85 miliar. Total liabilitas hingga akhir Mei 2019 sebesar Rp70,55 miliar, sedangkan total ekuitas tercatat senilai Rp404,36 miliar.

Penulis: Tomy

Tags: ipoNusantara Almazia
Previous Post

Naik: Nilai Tukar Petani dan Harga Gabah

Next Post

99,52 Persen Dana IPO Gunung Raja Paksi untuk Lunasi Utang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR