Jakarta, TopBusiness – Pelaku pasar dibayang-bayangi dengan tekanan terhadap permintaan minyak mentah global. Sehingga, harga acuan emas hitam tersebut jatuh.
MarketWatch mengutip dari hasil riset DNB Markets, yaitu bank investasi Norwegia, yang menyatakan memotong estimasi permintaan minyak dari sebelumnya 1,1 juta barel per hari jadi 800.000. Selanjutnya, merivisi perkiraan pertumbuhan permintaan minyak di 2020 dari sebelumnya 1,6 juta menjadi 1,1 juta barel per hari.
Dampaknya, harga minyak jenis brent untuk pengiriman Oktober melemah USD 0,38 per barel jadi USD 59,92 di perdagangan London ICE Futures Exchange.
Hal yang sama terjadi di New York Mercantile Exchange, dengan jenis minyak west texas intermediate untuk pengiriman Oktober terkoreksi USD 0,33 jadi USD 55,35 per barel.
Penulis : Agus H
