Jakarta, TopBusiness—Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, mengatakan bahwa pihaknya akan mendorong agar pelaku bisnis lebih ekspansif sekaligus hati-hati, setelah turunnya suku bunga acuan BI Rate belum lama ini.
“Dengan turunnya BI Rate, bunga kredit bisa lebih rendah. Akses pembiayaan untuk pelaku bisnis lebih fleksibel,” kata dia dalam wawancara khusus dengan tim redaksi Majalah TopBusiness, akhir pekan kemarin di Jakarta.
Dia mengatakan, dari sisi pasar domestik, Indonesia beruntung karena punya pasar lokal yang besar. Hal ini menguntungkan di saat ekonomi global sampai saat ini masih bergejolak.
Dalam hal tersebut, pelaku bisnis perlu lebih memerhatikan sektor yang produknya bisa menjadi subsitusi impor. Sekaligus, kebutuhan domestik harus tetap terpenuhi.
“Kami harap, setelah suku bunga acuan BI Rate turun, pelaku bisnis lebih bergerak,” dia menegaskan.
Dikatakannya pula, pekerjaan rumah besar selanjutnya bagi BI adalah agar Rupiah dan valas (valuta asing) bisa lebih likuid. Juga, agar bisa lebih efisien.
“Bersama OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan lain-lain, BI pun akan aktif di pendalaman pasar uang. Termasuk dalam hal itu adalah dalam hal instrumen pembiayaan infrastruktur,” papar dia.
(Dhi)
