Jakarta, TopBusiness – Perang dagang antara Amerika-China mengkhawatirkan pertumbuhan ekonomi global dan permintaan minyak. Akibatnya, harga pun mengalami tekanan.
Sebelumnya, Amerika mulai memberlakukan tarif 15 persen untuk berbagai barang China, termasuk alas kaki, jam tangan pintar, dan televisi layar datar, saat China memberlakukan bea masuk baru terhadap minyak mentah AS, peningkatan terbaru dalam perang dagang yang berlarut-larut.
Presiden Amerika Donald Trump di Twitter, menyebutkan bahwa peningkatan tarif untuk mengurangi ketergantungan Amerika terhadap China dan mendesak perusahaan-perusahaan mencari pemasok alternatif selain China.
Akibatnya, minyak jenis brent melemah 42 sen atau setara dengan 0,7 persen ke level USD 58,83 per barel.
Penulis : Agus H
