TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bahana dan Bukopin Rilis KIK EBA

Busthomi
5 September 2019 | 13:43
rubrik: Business Info
Bank Bukopin Tambah Fasilitas Asuransi untuk Debitur KPR

foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Bahana TCW Investment Management untuk pertama kalinya meluncurkan instrumen investasi baru berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Efek Beragunan Aset (EBA) Bahana Bukopin Kumpulan Tagihan Kredit Pensiunan Yang Dialihkan. Produk investasi ini efektif per 29 Agustus 2019.

KIK EBA ini merupakan investasi dengan portofolio yang terdiri dari surat berharga atas kumpulan Tagihan Kredit Pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dialihkan sebagian, dengan PT Bank Bukopin Tbk sebagai penerbit surat berharga.

“Ini merupakan suatu alternatif investasi bagi para investor yang mencari diversifikasi untuk underlying portofolio dengan imbal hasil yang stabil, menarik dan lebih tinggi, dibandingkan obligasi dengan peringkat yang sama,” ujar Presiden Direktur Bahana TCW Investment Management, Edward Lubis di siaran pers, Kamis (5/9/2019).

Dan untuk sumber dana pembayaran cicilan pokok dan kupon pun, kata dia, berasal dari arus kas manfaat pensiun yang dibayarkan PT Taspen. “Makanya lembaga pemeringkat Pefindo memberikan rating AAA yang berarti risiko investasi tergolong rendah,” tutur dia.

Adapun, KIK EBA Bahana Bukopin Kumpulan Tagihan Kredit Pensiunan Yang Dialihkan ini memiliki dua kategori, yakni kategori A1 yang ditawarkan melalui penawaran umum sejak tanggal efektif, dengan tenor tiga tahun dan kupon 9,25 persen.

Sedangkan, kategori A2 merupakan produk yang ditawarkan melalui penawaran terbatas (private placement) dengan tenor tujuh tahun dan kuponnya 10 persen.

“Dengan produk KIK EBA ini bisa menjadi pilihan bagi beragam investor, baik itu investor retail maupun investor institusi, seperti dana pensiun, perusahaan,” tambah Edward.

Produk KIK EBA Bahana Bukopin Kumpulan Tagihan Kredit Pensiunan Yang Dialihkan ini memiliki fitur pembayaran kupon dan pelunasan pokok setiap tiga bulanan. Dengan begitu, investor akan menerima hasil investasi berupa sejumlah pembayaran pokok hingga 100% sampai dengan jatuh tempo, yakni selama tiga tahun atau pada Agustus 2022.

BACA JUGA:   Bank Bukopin Tunjuk Manajemen Baru di RUPS, Bukti Penugasan Telah Usai dengan Hasil Positif

Instrumen ini memiliki risiko investasi yang rendah, dimana kredit yang dialihkan mempunyai nilai pokok yang menghasilkan bunga sehingga total penerimaan cash flow adalah sebesar Rp 2,015 triliun.

“Adapun, KIK EBA membeli kredit tersebut dengan nilai maksimal Rp 1,3 triliun, sehingga coverage atas EBA yang dibeli adalah sebesar 155 persen,” pungkas dia.

Penulis: Tomy

Tags: bahana sekuritasBank Bukopin
Previous Post

Rayakan Harpelnas, BNI Life Apresiasi Nasabah

Next Post

BI: Konsumen RI Tetap Optimis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR