TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Rini Dorong BUMN Bersinergi Bikin Mesin Made in Indonesia

Nurdian Akhmad
11 September 2019 | 17:37
rubrik: BUMN
Cari Dana di Pasar Modal, Rini Minta Garuda Perbaiki Kinerja

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto: Istimewa)

Jakarta, TopBusiness  – Menteri BUMN Rini Soemarno meminta agar BUMN milenial ke depan dapat memproduksi mesin sendiri agar tidak bergantung pada produk luar serta mendukung upaya kemandirian bangsa.

“Saya titip kepada milenial harus bisa bikin mesin sendiri, dan yang harus ramah lingkungan dengan menggunakan energi yang bersih. Apalagi sekarang banyak sekali kelapa sawit yang tidak diterima di Eropa, dan kita juga bisa pakai sendiri,” kata Rini saat peluncuran Heavy Machining Center PT Barata Indonesia, Rabu (11/9/2019).

Dia mengatakan BUMN seperti Pindad, Bima Bosma Indra (BBI), Pelindo dan PLN banyak menggunakan mesin sehingga perlu ada sinergi antar BUMN untuk memproduksi maupun mengkonsumsi mesin.

“Ini harus jadi tujuan kita. Kita harus bangga kalau mesinnya kita bisa bikin swndiri. Saya targetkan 5 tahun dari sekarang atau 2023 sudah punya mesin buatan Indonesia, apakah itu mesin penggerak traktor, mesin transportasi, mesin lokomotif,” jelasnya.

Dia pun telah meminta BUMN untuk membuat tim research development bersama seperti PLN dan Pupuk Indonesia yang nantinya akan membuat mesin pertanian yang menggunakan bahan bakar B100.

“Justru Ke depan saya targetkan ke B100 karena kedepan penting sekali mesin penggerak menggunakan energi baru terbarukan dan bersih, jadi jangan energi fosil. Kita harus mendukung petani kelapa sawit untuk betul-betul menyerap produknya,” ujarnya.

Dia meyakini, melalui sinergi BUMN dengan saling mendukung produk satu sama lain, pengembangan BUMN tidak membutuhkan suntikan modal dari pemerintah atau Penyertaan Modal Negara (PMN).

BACA JUGA:   Kinerja KPI Kinclong, Produksi MFO LS
Tags: menteri BUMN
Previous Post

IHSG Ditutup Menguat 45 Poin

Next Post

Pemberitaan Akibatkan Harga Minyak Terpangkas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR