Jakarta, TopBusiness – Kementerian Keuangan atau Kemenkeu menilai, penting Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) guna menjalankan misi sebagai knowledge institusion, seiring pentingnya peran dan tanggung jawab Kemenkeu sebagai pengelola keuangan negara.
Kesadaran akan tanggung jawab itu, membutuhkan sebuah komitmen untuk terus menerus belajar. Kemudian, mempelajari keputusan yang telah diambil dan mengambil pelajaran dari tindakan atas keputusan tersebut. Dengan begitu, Kemenkeu sebagai sebuah institusi dapat merancang sebuah kebijakan dengan lebih baik.
“Dengan kemampuan knowledge capture akan sangat mengubah secara fundamental dalam mendesain sebuah kebijakan. Dari tadinya driven emergency menjadi driven by planning, thinking carefully dan improvement,” ujarnya pada acara Award Day Festival Budaya Bangga BPPK 2019, di Studio XXI Plaza Senayan, Selasa (17/09), sebagaimana dipublikasikan laman kemenkeu.go.id.
Terakhir, ia ingin BPPK menyadari bahwa lingkungan dan targetnya bersifat dinamis sehingga BPPK harus terus mampu beradaptasi dan memperbaiki konten. “Anda tidak boleh menjadi orang-orang yang berhenti belajar. Harus haus pengetahuan, haus informasi, haus ilmu lalu letakkan di konteks kemenkeu. Jadilah betul-betul penerang dalam keluarga Kemenkeu. Saya harap Anda semua orang yang bisa membawa perubahan yang fundamental,” katanya.
Penulis : Agus H
