Jakarta, TopBusiness – Dalam menghadapi era industri 4.0, Indonesia melakukan upaya strategis dalam rangka menciptakan sumber daya manusia (SDM) industri kompeten. Untuk itu, Indonesia dan Singapura sepakat melanjutkan kerja sama dalam bidang pengembangan pendidikan vokasi.
“Kami ingin program yang sudah terlaksana pada tahun lalu dan tahun ini masih bisa dilanjutkan. Bahkan, jumlah pesertanya kami targetkan lebih banyak lagi,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian Eko S.A. Cahyanto, di Jakarta, Kamis (19/09) dalam laman kemenperin.go.id.
Tahun ini, Kemenperin telah memfasilitasi pelatihan kepala sekolah dan guru produktif Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Institute of Technical Education, Singapura. Ini sebagai tindak lanjut dari program pendidikan vokasi yang link and match antara SMK dengan industri di sejumlah daerah.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kamampuan profesional guru dan perangkat manajemen sekolah kejuruan untuk mengelola unit pelatihan bidang pendidikan teknik dan vokasi di Indonesia secara profesional.
Penulis : Agus H
